Android dengan GMS adalah Android yang didukung penuh oleh Google. yaitu di dalam ponsel dengan OS Android tersebut telah dilengkapi oleh fasilitas-fasilitas yang terhubung dengan Google Account kita.
Beberapa aplikasi tersebut misalnya, Gmail, Google Contact, Google Calendar juga Youtube. Selain itu, ponsel Android yang dilengkapi dengan GMS memiliki Playstore
Lalu buat apa Playstore?
Well disana kita bisa mendownload atau membeli aplikasi-aplikasi untuk ponsel android kita. Unfortunately, menurut beberapa kabar, Google belum memberi lisensi GMS ini ke setiap negara.
Google mengeluarkan pernyataan yang membantah bahwa vendor smartphone harus membayar sejumlah uang untuk mendapatkan lisensi Google Mobile Service (GMS).
Sebelumnya diberitakan bahwa Google menarik biaya lisensi GMS yang beragam. Adalah harianThe Guardian yang sebelumnya melaporkan bahwa pihaknya memiliki narasumber yang mengatakan bahwa Google memungut bayaran 75.000 dollar AS untuk tiap 100.000 unit lisensi GMS.
Sumber The Guardian tersebut juga menyoroti praktik percaloan yang dilakukan oknum Google dalam memberikan lisensi GMS.
Namun dikutip dari Android Authority, Minggu (26/1/2014), Google membantah pemberitaan tersebut dan menyebut berita yang dirilis The Guardian tidak akurat.
Walau Google mengatakan tidak meminta bayaran sepeser pun untuk lisensi GMS, namun Google tidak memberikan pernyataan lebih lanjut.
Kemungkinan biaya yang disebut oleh sumber The Guardian adalah menyangkut kontrak atau perjanjian lain dengan Google, karena memang lisensi OS Android memang terbagi dua sejak lama.
Mereka adalah "The Android Open Source Project" yang membolehkan vendor produsen menggunakan Android secara gratis dalam perangkatnya.
Satu lagi adalah "Google Mobile Service" yang memberikan akses kepada layanan Google Play dan aplikasi buatan Google, seperti Maps dan Gmail bagi produsen yang setuju dengan persyaratan yang ditentukan Google.
Beberapa tahun belakangan Google mendapat sorotan karena memindahkan lebih banyak API dan aplikasi penting ke dalam proyek Google Mobile Service mereka yang sifatnya lebih tertutup.
Ada anggapan bahwa langkah tersebut diambil Google untuk mengontrol produsen perangkat Android dan mempersulit lawan-lawannya yang juga membuat perangkat dan layanan Android yang menyaingi Google Mobile Service, seperti yang sedang dilakukan Amazon.
Apa itu GMS
