Anda ingin pemutar musik portabel namun Anda tetap ingin terhubung. Kebanyakan dari kita lakukan adalah membawa dua perangkat, pemutar MP3 dan ponsel. Samsung melihat popularitas merek Sony Ericsson Walkman dan ingin menawarkan solusi dengan menghadirkan seri Ultra Musik SGH-F300.
F300 adalah ponsel dengan tampilan pemutar MP3 dan pemutar MP3 yang berpenampilan ponsel. Disebut perangkat "Ultra Music" karena memang bagian dari rangkaian "Ultra Edition" Samsung. Pandangan pertama pada ponsel ini lebih mirip kalkulator Casio dari tahun 1980-an daripada sepotong teknologi canggih dari abad ke-21.
Desain ponsel didominasi oleh tombol yang agak besar dan mengorbankan sisi lain seperti layar. Layar ponsel ini kecil, hanya tiga baris teks dan benar-benar kecil untuk memberi Anda ruang untuk menulis pesan teks apalagi menampilkan angka.
Di atas keypad adalah d-pad yang lebih besar dengan susunan tombol pintas yang biasanya ditemukan pada ponsel Samsung standar termasuk panggilan, hang-up, pintasan ke kamera digital built-in, tombol batal dan dua lagi tombol menu.
Di atas layar mungilnya adalah kamera digital 2 megapiksel, yang dapat Anda bayangkan hampir mustahil untuk melihat hasilnya pada layar yang sangat kecil itu. Anda harus menggulir dengan susah payah dari kiri ke kanan untuk menemukan pilihan yang tepat dengan layar yang menawarkan 3 ikon lebar dengan 3 ikon dalam dan akses cepat ke menu yang Anda inginkan.
Namun, bila Anda membalikkan telepon, Anda akan menyadari apa yang telah dilakukan Samsung dengan F300. Bagian belakang ponsel, atau bagian depan pemutar MP3 tergantung pada bagaimana Anda melihatnya. Terpampang layar 2,1 inci yang besar, d-pad sentuh yang sensitif dan akses ke fitur pemutar musik melalui penekanan satu tombol yang mengubah mode dari telepon ke pemutar MP3.
Musik dan media lain seperti video dan foto dapat disimpan di memori internal ponsel (100MB), atau lebih dengan tambahan kartu microSD 1GB yang dapat ditukar dan dimasukkan dalam ponsel.
Konsep yang menarik, tetapi apakah itu benar-benar berfungsi?
Meskipun kedua elemen tersebut bekerja dengan baik, banyak yang masih belum dapat memahami mengapa Samsung bersikeras untuk memisahkannya tetapi berada di dalam perangkat yang sama.
Baterai tidak dapat diganti, karena tidak ada casing belakang yang dapat dibuka, karena memang sudah diganti dengan layar dan tombol. Bersama dengan kartu microSD, kartu SIM ini bisa diganti dengan sistem hot swap.
Namun yang mengecewakan adalah, Anda harus menggunakan kabel headphone Samsung untuk menyambungkan ke pengeras suara ataupun headset lainnya, karena lubang jack 3,5mm tidak ada. Yang lebih menyebalkan lagi adalah soket yang sama adalah soket pengisi daya sehingga Anda tidak bisa menghubungkan telepon ke pengeras suara dan mengisi daya secara bersamaan.


0 Response to "Samsung F300"
Posting Komentar