Nokia 1680 Classic



Nokia adalah perusahaan ponsel yang sangat mendunia. Beberapa ponsel sederhana yang diproduksi oleh pabrikan asal Finlandia ini telah terjual ratusan juta unit. Termasuk ponsel ini, Nokia 1680 Classic yang diperkenalkan di bulan Juli tahun 2008.

Nokia 1680 Classic mencapai popularitas tertingginya meskipun dibuat ketika ponsel lebih modern dengan lebih banyak fitur, misalnya layar berwarna, kamera internal yang juga telah tersedia di pasaran ponsel. Dan di Indonesia kala itu, saya masih ingat dengan sebutan ponsel buatan Nokia adalah hape sejuta umat.


Karena Nokia sendiri menargetkan penjualan ponselnya untuk negara-negara berkembang dan pengguna yang tidak memerlukan fitur canggih yang hanya sekedar membutuhkan membuat panggilan, mengirimkan pesan teks, jam alarm dan pengingat.


Konektivitas
Ponsel ini mendukung satu slot mini SIM GSM 900 / 1800 dan dapat digunakan ber-internetan ria menggunakan jarinagn GSM, GPRS dan EDGE.


Layar
Nokia 1680 Classic sendiri hadir dengan layar berukuran 1,85 inci berjenis TFT 65 ribu warna dengan resolusi QQVGA 128 x 160 dengan kepadatan warna 114 piksel per inci.



Desain
Nokia 1680 Classic memiliki dimensi tinggi 108 mm lebar 46 mm ketebalan 15 mm dan berat 73,7 gram dengan pilihan warna Black, Slate Gray, Wine Red, Deep Plum.


Kamera
Nokia membekali ponsel seri ini dengan kamera utama dengan resolusi VGA dengan dilengkapi lampu kilat untuk mengambil gambar di kondisi minim cahaya. Soal kualitas, ya begitu lah kondisi resolusi VGA, jangan terlalu banyak berharap kejernihan dan kedetailannya. Namanya juga ponsel fitur, bukan ponsel pintar. 


Fitur

Ponsel ini hadir dengan aplikasi yang wajib ada di sebuah ponsel fitur, yaitu hadirnya Kalkulator, Jam weker, Nokia Xpress Audio Messaging, Organizer dan Voice memo. Menu perpesanan di ponsel ini meliputi SMS, MMS, Email dan Instant Messaging.


Baterai
Nokia melengkapi 1680 Classic dengan baterai BL-5CA berkapasitas 700 mAh dengan waktu siaga sampai 5 hari.








Review Nokia 1680 Classic