Produsen smartphone Honor menghadirkan kembali smartphone terbarunya di lini Entry Level atau Low Budget. Perangkat ini bernama Honor 7S yang pada Juli 2018 lalu resmi dipasarkan di Indonesia.
Ponsel ini mengalami banyak pemangkasan dibanding pendahulunya, yaitu Honor 7A yang hadir dengan mengusung spesifikasi mumpuni. Honor menawarkan 7A dengan harga yang relatif terjangkau untuk pengguna awal yang mempunyai budget terbatas.
Banderol harga Honor 7A sendiri dilepas menyasar segmen pasar bawah dan dibalut dalam desain belakang terbuat dari plastik dengan warna doff. Karena model desain belakangnya sudah dipakai di beberapa ponsel Honor yang hadir lebih dulu membawa desain penutup baterai dengan ciri yang sama.
Konektivitas
Ponsel Honor ini hadir dengan fitur Dual nano SIM plus satu slot kartu memori eksternal, yang dimana tidak perlu bergantian antara kartu SIM dan memori eksternal berjenis microSD. Selain itu ponsel cerdas ini juga telah dibekali jaringan kemampuan koneksi internet mulai GPRS, EDGE, HSPA Plus hingga LTE Cat.
Sementara untuk tambahan konektivitasnya sendiri menawarkan dukungan WiFi, Hotspot, GPS Navigasi dan Browser. Sedangkan untuk media transfer data didukung fitur Bluetooth dan micro USB.
Layar
Layarnya membentang 5,45 inci mengusung konsep layar penuh dalam aspek rasio 18:9 kekinian dengan 73,8% screen-to-body ratio. Layarnya dikemas dalam panel IPS LCD Capacitive Touchscreen yang memiliki kedalaman warna hingga 16.7 juta warna yang cukup jernih pun nyaman dilihat. Warna pada layar cenderung ditampilkan dengan kalem, kontrasnya agak kurang. Dilihat di bawah sinar matahari masih lumayan, terutama jika tingkat kecerahan pada layar ditingkatkan.
Layarnya menawarkan desain dengan layar berbezel tipis jaman now. Resolusi layar phablet ini sendiri mendukung kualitas HD+ 1.440 x 720 pixel dengan kepadatan layar hingga 295 ppi per inchinya sehingga mampu menghasilkan gambar jernih dan tajam. Permukaan layarnya juga mendukung kemampuan multitouch dan dilengkapi lapisan anti gores.
Desain
Honor 7S ini berdimensi 152.4 x 73 mm, dan memiliki bodi ramping dan juga tipis dengan ketebalan hanya 7.8 mm. Sedangkan untuk bobotnya mencapai 150 gram dan didukung empat sudut membulat sehingga terasa nyaman dalam genggaman.
Bodi belakangnya mendapatkan finishing doff. Desain yang stylish dikemas dalam material logam yang kuat dan solid dan tersedia dalam varian warna Blue, Black dan Gold.
Kinerja dan Dapur pacu
Spesifikasi ponsel besutan kali ini Honor menyuntikkan dapur pacu dan juga performa menggunakan chipset Mediatek MT6739 fabrikasi 28 nm dengan 4 processor yang memiliki clock speed 1.5 GHz Cortex-A53, terasa lumayan responsif untuk pekerjaan yang tidak terlalu berat.
Ya wajar saja, ponsel entry-level, jangan berharap terlalu tinggi. Ponsel berseri Honor 7S ini diperkuat dengan RAM 2 GB dan mampu menjalankan multitasking dan juga komputasi yang lumayan lancar tanpa lag dalam menjalankan aplikasi atau game. Sedangkan untuk kualitas grafisnya sendiri didukung oleh GPU PowerVR GE8100 dalam tampilan grafis yang cukup halus.
Saat digunakan untuk memainkan permainan online yang saat ini tengah digemari seperti Mobile Legends: Bang Bang atau Asphalt 8, Honor 7S dapat melakukannya dengan baik, khususnya di setting grafis rendah. Memang setelah agak lama terasa hangat, tapi masih dalam tahap wajar. Layar memanjang rasio 18:9 menyediakan sudut pandang luas dan warna yang ditampilkan pun memadai untuk menunjang kegiatan bermain game.
Secara keseluruhan, performa Honor 7S memang bisa diandalkan untuk tugas-tugas yang ringan, khususnya bagi pengguna pemula yang hanya menggunakan beberapa aplikasi media sosial dan aplikasi lain yang cukup ringan.
Fitur
Ponsel ini mendukung OS Android Oreo 8.0 dengan dipermanis antar muka EMUI 8.0 Dari segi keamanan, Honor 7S belum mengandalkan fitur keamanan yang mumpuni seperti pemindai sidik jari atau pemindai wajah. Namun fitur Face Unlock untuk membuka perangkat dengan memindai wajah selain menggunakan metode swipe, pola dan pin.
Sementara fitur audionya hanya ditujukan untuk smartphone entry level. Honor 7S hanya menyediakan satu komponen speaker output audio, tanpa menyediakan speaker sekunder. Audionya sendiri volumenya sangat terbatas. Tingkat volumenya terbilang kecil dibanding smartphone lain di rentang harga yang relatif sama.
Yan menarik adalah, Honor 7S sudah berjalan dengan sistem operasi Android Oreo 8.1. Dengan begitu, bisa merasakan fitur-fitur yang dijanjikan Android Oreo, termasuk dot notifikasi yang muncul ketika shortcut aplikasi ditahan. Dengan begitu pengguna tak harus membuka aplikasi untuk melihat notifikasi secara sekilas.
Secara keseluruhan, performa Honor 7S memang bisa diandalkan untuk tugas-tugas yang ringan, khususnya bagi pengguna pemula yang hanya menggunakan beberapa aplikasi media sosial dan aplikasi lain yang cukup ringan. .
Memori Internal dan Ekternal
Kapasitas penyimpanan yang dibawakan dalam perangkat Honor 7S ini dibekali kapasitas yang cukup kecil. Honor membekalinya dengan memori internal 16 Gb. Internal sebesar itu termasuk cukup untuk menampung berbagai aplikasi, dan bermacam file favorit pengguna secara leluasa bisa menggunakan fasilitas kartu memori berjenis microSD.
Kapasitas penyimpanan internalnya pun dapat diperbesar apabila pengguna merasa kurang. Dengan kartu ekspansi hingga kapasitas mencapai 256 GB dengan tanpa mengorbankan fitur Dual SIM.
Kamera
Ponsel pintar buatan Honor ini dibekali 3 kamera. Karena saat ini, tren kamera smartphone mengarah pada kamera ganda. Honor pun telah menyematkannya.
Sebagai smartphone entry level, Honor 7S hanya dibekali kamera ganda baik di belakang maupun didepan ponsel. Kamera belakangnya didukung sensor 13 megapiksel sementara untuk aktivitas selfie, tersedia lensa 5 megapiksel. Hasil pengujian, kamera belakang Honor 7S memang terbilang bagus untuk smartphone entry level.
Gambar yang dijepret kamera utama Honor 7S mampu menampilkan detil yang baik. Warnanya pun tampak tajam dengan penentuan fokus yang cukup cepat. Namun demikian hal itu didapati ketika objek terkena cahaya yang cukup sehingga membantu sensor kamera untuk mendapatkan detil yang baik.
Sementara jika kamera utama Honnor 7S dihadapkan objek dalam kondisi cahaya minim, hasil gambarnya terlihat banyak noise. Alhasil detil gambarnya berkurang, begitu pula dengan warnanya yang kurang tajam. Kamera belakang smartphone ini juga tak menyertai opsi manual sehingga pengguna hanya bisa memanfaatkan efek filter, efek beauty, dan opsi HDR.
Dalam pengaturan kamera, pengguna juga bisa memanfaatkan menu white balance dan ISO. Akan tetapi beberapa fitur itu tak belum setara dengan mode Pro yang biasanya tersedia di smartphone merek lain.
Kamera depannya sendiri memiliki resolusi 5 megapiksel yang disertai Selfie Toning Flash. Lampu flash-nya sendiri ditujukan untuk membantu pengguna mendapatkan gambar yang baik bahkan dalam cahaya yang minim. Hasil penggunaan menunjukkan kamera depan Honor 7S harus dihadapkan pada objek yang terpapar cukup cahaya demi gambar yang bagus.
Jika cahaya yang terpapar pada objek terbilang kurang, hasil gambarnya akan diwarnai banyak noise sehingga detilnya pun kurang tajam. Preview yang ditampilkan pun berbeda dengan hasil gambar yang dihasilkan.
Baterai
Baterainya sendiri memiliki kapasitas 3020 mAh yang akan mengakomodir kebutuhan pengguna pemula sekitar 7 jam pada pengujian menggunakan PCMark
Dalam pemakaian gaming, browsing, chatting dan sosial media memakai ponsel ini 1 hari 1 kali cukup untuk mengisi ulang daya. Sayang sekali baterainya belum didukung Quick charge untuk mempercepat proses pengisian baterainya, untuk mengisi penuh hingga 100% dibutuhkan 2 jam lebih.
Harga
Dengan menyasar entry level, ponsel ini memang dibanderol hanya 1,6 jutaan saja saat rilis awal. Untuk harga terbaru, silahkan klik disini
Review Honor Honor 7S







0 Response to "Spesifikasi dan Review Singkat Honor 7S"
Posting Komentar